My Gallery

Tampilkan postingan dengan label Terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terbaru. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2019

Siapa Yang Menanam Dia Akan Menuai Hasil

Warga Binaan Lapas Kotaagung Panen Hasil Pertanian 

KOTAAAGUNG – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kotaagung sangat bergembira karena memanen hasil perkebunan yang mereka tanam beberapa bulan yang lalu, dari kerja keras mereka terciptalah hasil cukup memuaskan berupa Kangkung, Sawi, Cabai, dan Jagung. Senin(18/2)
Kalapas Kotaagung Sohibur Rachman sangat antusias dengan hasil yang didapat. ” Syukur Alhamdulillah dengan hasil panen yang kita dapat, hal ini tak lepas dari usaha para WBP yang memang telah kita pilih dalam hal pertanian sehingga apa yang mereka tanam dapat mereka tuangkan dilahan perkebunan lapas,jelasnya.
Sayuran yang sudah kita panen banyak dan memuaskan sampai saat ini sayur kangkung, sawi dan cabai, dari hasil tersebut kita bagikan untuk kebutuhan WBP dan para petugas yang memang mau membeli.
“Untuk Jagung masih dalam proses penumbuhan,” terangnya.
“Dari hasil tersebut kita manfaatkan betul untuk pembelian bibit baru dan memaksimalkan lahan pertanian kita sampai ke belakang tembok agar hasilkan panen yang lebih banyak,” Ungkap Mantan Kepala Lapas Depok ini.



Rabu, 07 November 2018

Dua Fasilitas Baru Pelayanan Publik Lapas Kotaagung



Sejalan dengan salah satu misi Kementerian Hukum dan HAM RI yaitu  mewujudkan penghormatan, pemenuhan dan perlindungan HAM, Lapas Kotaagung Kab. Tanggamus terus berbenah diri disegala sektor, terutama sektor pelayanan publik.

Sohibur Rachman, Kalapas Kotaagung meminta agar seluruh jajarannya memberikan pelayanan prima dalam pelaksanaan pelayanan publik dikantor yang dipimpinnya. Ia berharap mulai dari layanan kunjungan, informasi, pengaduan, perawatan napi, dan layanan integrasi berpedoman pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 27 tahun 2018 tentang Pelayanan Publik Berbasis HAM.

Sohibur menegaskan tak hanya sikap dan mental petugas yang perlu ditunjukkan, namun sarana dan prasarana masyarakat harus diperhatikan. Oleh sebab itu, ia menggagas pembuatan beberapa fasilitas yang menunjang kenyamanan masyarakat ketika melakukan kunjungan ke lapas, diantaranya ruang bermain bagi anak dan Gazebo bagi pembesuk di halaman luar lapas.

"Ruang bermain kami sediakan di areal dalam ruang besukan bagi keluarga penghuni yang membawa serta anak-anak. Jadi diharapkan meski mereka ada didalam lapas, tapi suasana tetap kekeluargaan. Ini penting guna kesehatan psikologis penghuni. Jika melihat anggota keluarga terutama anak-anak yang ceria otomatis emosi warga binaan juga ikut bahagia." Terang Sohibur.

"Gazebo dihalaman depan difungsikan untuk tempat menunggu bagi pengunjung yang sedang antri mendaftar. Konsepnya kami buat seperti lounge, jadi pengunjung bisa menunggu sambil makan dan minum. Bagi yang muslim, ada ruangan sebagai mushalla kecil untuk sholat" tambahnya.

Dua fasilitas ini kata Sohibur sedang dalam proses pengerjaan, diupayakan selesai akhir November ini.

"Berikutnya, kita akan bangun ruang laktasi bagi ibu menyusui. Sehingga bagi pengunjung yang punya anak balita dan masih menyusu tak sungkan lagi untuk memberikan asi pada anaknya karena ada ruangan khusus tersendiri. Ruang laktasi ini diperkirakan akan selesai pada penghujung tahun."

Selain itu, Sohibur menegaskan bahwa seluruh layanan yang ada di Lapas Kotaagung tidak dipungut biaya. Ia pun menegaskan bahwa apabila pengunjung menemui adanya penyimpangan, untuk segera melaporkan ke Unit Pelayanan Pengaduan.

"Semoga pembenahan yang terus kami lakukan dalam kurun waktu 2 bulan menjabat ini dapat memenuhi hak asasi dan memberikan dampak positif bagi narapidana dan masyarakat" pungkasnya.