My Gallery

Rabu, 17 April 2019

Wakil Bupati Tanggamus bersama Forkopimda sambangi Pilpres dan Pileg di Lapas Kotaagung



Wakil Bupati Tanggamus didampingi Kapolres dan Dandim 0424 Tanggamus itu, disambut langsung oleh Kalapas Kelas IIB Kotaagung beserta jajaran.

Didampingi Kalapas Kota Agung, Sohibur Rachman, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM Syafi'i mengatakan, kunjungannya bersama Forkopimda ke Lapas Kota Agung dalam rangka memantau jalannya Pemilu 2019 di dalam Lapas.

"Pemilu merupakan hak seluruh warga negara untuk menyalurkan aspirasinya, termasuk WBP yang ada didalam Lapas. Dan sama-sama kita lihat di dalam Lapas Kota Agung juga dilaksanakan kegiatan pemilihan seperti ditempat lain seluruh wilayah Indonesia saat ini," kata Wabup, Rabu (17/4/2019).

Wabup juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pemilu di Lapas Kotaagung berjalan aman dan tertib.

"Sejak kita lihat dari luar hingga di dalam Lapas tidak ada kendala, secara umum dapat disimpulkan bahwa Pilpres dan Pileg di Lapas Kota Agung berjalan kondusif, dan hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara Pemkab bersama Forkopimda dalam penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Tanggamus," ungkapnya.

Selanjutnya Wabup berharap bahwa dari hasil pemilihan nanti akan diperoleh pemimpin dan wakil rakyat yang bisa menyampaikan aspirasi masyarakat.



"Semoga pada hasilnya nanti dapat menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah dan benar-benar memperjuangkan dan menjalankan aspirasi masyarakat," pungkasnya








Sebanyak 146 Warga Binaan Lapas Kotaagung Salurkan Hak Pilihnya pada Pemilu 2019



Lapas Kelas IIB Kotagung menggelar pemilihan umum (Pemilu) pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi/Kabupaten, pada tanggal 17 april 2019 dengan Nomor TPS 005 Pekon Way Gelang Kecamatan Kotaagung Barat.

Kalapas Kotaagung Sohibur Rachman mengatakan bahwa, dari 423 orang warga binaan didalam lapas ini, yang terdata dan bisa menyalurkan hak pilihnya sebanyak 146 orang warga binaan, sedangkan sisanya 257 orang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya, yang tidak terdata karena terkendala kesulitan-kesulitan teknis dilapangan, seperti Nomor lnduk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), dan lain sebagainya. Pihak Lapas sendiri sudah berkordinasi dengan jajaran terkait seperti disdukcapil setempat, dan pada akhirnya yang terdata hanya 146 Warga binaan yang bisa ikut mencoblos pada pemilu tahun 2019 hari ini.

"Kami hanya fasilitasi saja, memberikan hak warga binaan untuk memilih. Untuk segi keamanan sendiri, kami Lapas Kotaagung berkordinasi dengan Kapolres dan Dandim 0424 Tanggamus dalam hal pengamanan, dan mereka sudah menurunkan tim kesini sebanyak 6 anggota untuk mendampingi kami bersama didalam Lapas" ujar Sohibur.

Untuk Logistik Pemilu terdapat kekurangan, baru 40 yang masuk. Pihak Lapas sudah lapor ke panitia di kecamatan ada kekurangan surat suara. Jadi solusinya menunggu dulu sisa surat suara dari TPS yang ada di luar untuk cukupi kebutuhan di lapas," lanjut Sohibur.

Kalau kendala sampai sejauh ini tidak ada. Untuk strateginya sendiri kami tidak mengeluarkan para warga binaan sekaligus
keluar dari kamarnya, kami buat tahapan sebanyak 20 orang setelah selesai 20 orang lagi menyusul dan sampai seterusnya, ini demi keamanan untuk penyelenggaraan dan keamanan lapas. Dengan cara seperti ini maka mereka bisa teratur dan tertib saat mencoblos "Pungkas Mantan Karutan Depok ini.













Selasa, 16 April 2019

Giat Penggeledahan Rutin Kamar dan Area Hunian Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung.


Sehari sebelum pelaksanaan Pemilu 2019, Lapas Kotaagung melaksanakan kegiatan razia blok hunian. Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran KPLP, Kamtib dan staf. (16/04/2019).

Kegiatan razia rutin dilaksanakan minimal 4 kali dalam setiap bulannya oleh petugas Lapas Kotaagung,  namun saat menjelang pemilihan ini kegiatan razia lebih diintensifkan guna meminimalkan adanya barang terlarang di dalam Lapas.






Sabtu, 13 April 2019

KUNJUNGAN KEPALA DIVISI PAS KANWIL KEMENKUMHAM LAMPUNG DALAM RANGKA MONEV KESIAPAN PEMILU HINGGA ACARA HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN KE 55 DI LAPAS KOTAAGUNG


Tanggamus, Info_PAS - Padatnya kegiatan Lapas Kotaagung, Sabtu (13/4) tidak menyurutkan berjalannya kegiatan pembinaan. Karena kedepan Lapas Kotaagung dan seluruh UPT pemasyarakatan di Indonesia akan menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke- 55 serta Pemilihan Umum 2019. Terkait hal itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Lampung, Edy Kurniadi meninjau kesiapan secara langsung ke Lapas Kotaagung.

Dalam penyampaiannya Kepala Divisi menyampaikan ada beberapa masalah yang hampir dialami oleh seluruh UPT Pemasyarakatan di Lampung terkait Pemilu 2019 dan kesiapannya serta meninjau langsung keadaan Lapas Kotaagung dalam kegiatan Monitoring Evaluasi. "Kegiatan ini adalah melihat langsung kesiapan Pemilihan Umum yang akan berlangsung nanti pada 17 April 2019, memang hampir di seluruh UPT Lampung mengalami masalah yang sama yaitu tidak semua WBP dapat memilih dikarenakan tidak adanya KTP Elektronik atau NIK, walaupun sudah ada ketentuannya namun memang kendala tersebut khususnya di Lapas Kotaagung tidak sampai 50 % suara dapat didistribusikan, kedepannya kita sudah menyampaikan pada tingkat
Mahkumjakpol bahwasanya lapas ini adalah muara terakhir sehingga diharapkan pada saat proses penyidikan dapat mencantumkan NIK WBP tersebut yang memang selama ini belum terlaksana". Ujar Edy Kurniadi.

Kepala Lapas Kotaagung, Sohibur Rachman beserta jajarannya yang turut mendampingi Kepala Divisi Pas, yang pada saat itu juga sedang membuka acara pekan Olahraga dan seni Narapidana (PORSENAP) menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan terkait tugas Monitoring Evaluasi khususnya kesiapan kita dalam menghadapi pemilu dan kegiatan menjelang Hari Bhakti Pemasyarakatan, "banyak hal yang disampaikan beliau khususnya kepada jajaran pejabat dan staf dalam rangka menghadapi pemilu yang damai, aman dan tertib untuk saling menguatkan di Lapas Kotaagung, beliau juga menanyakan berapa DPT, DPTb di Lapas Kotaagung. Beliau berharap bisa memaksimalkan penguatan ini sehingga bisa menumbuhkembangkan semangat, motivasi serta kebersamaan dalam setiap pelaksanan tugas pokok dan fungsi bagi pemasyarakatan di Lapas Kotaagung.

Dari hasil Monitoring Evaluasi ini kita berharap adanya perubahan perubahan yang lebih baik dan menjadikan permasalahan yang ada di Lapas dapat disikapi dengan cermat dan bijaksana sesuai dengan dasar dasar tanggung jawab moril tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan.








PEMBUKAAN PEKAN OLAHRAGA DAN SENI NARAPIDANA (PORSENAP) DI LAPAS KOTAAGUNG DALAM RANGKA HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN KE 55 TAHUN 2019



Tanggamus, menjelang Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke 55, yang bertepatan pada tanggal 27 April 2019 nanti, Lapas Kotaagung menyelenggarakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kotaagung. Sebanyak 80 orang WBP dan seluruh petugas Lapas Kotaagung mengikuti kegiatan pembukaan tersebut dengan bersemangat. Adapun cabang olahraga yang diperlombakan adalah Futsal, Volly, Catur, Gaplek, Tenis Meja, serta tambahan lomba yaitu kebersihan kamar hunian atau blok hunian.

"kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa sportifitas, kerjasama, serta yang terpenting adalah mengeluarkan energi energi positif serta kemampuan atau skill yang ada pada WBP, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk menghibur para WBP yang mengalami kejenuhan menjalani pidana di lapas sehingga dalam pelaksanaan kegiatan ini mampu menghilangkan rasa jenuh, stress dan kebosanan yang berlebih". Ujar Kepala Lapas Kotaagung, Sohibur Rachman yang membuka langsung kegiatan acara tersebut dengan simbolis menendang bola futsal.

Ketua pelaksana kegiatan Iwan Patra, selaku kepala Pengamanan Lapas Kotaagung, mengatakan bahwa "kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke - 55 Tahun, maka kita buatkan pekan olah raga dan seni narapidana atau yang kita sebut Porsenap, adapun cabang yang diperlombakan antara lain Futsal dan Volly yang diikuti 6 tim dari masing masing blok hunian, Catur yang diikuti 14 peserta Narapidana, Tenis Meja yang diikuti 28 peserta Narapidana, Gaplek yang diikuti 20 peserta Narapidana dan lomba kebersihan Lingkungan yang diikuti seluruh kamar hunian Narapidana, semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib tanpa mengalami kendala suatu apapun". Ujar Iwan Patra menambahkan.

Porsenap ini diharapkan dapat memberikan efek positif bagi WBP itu sendiri maupun Petugas Lapas sehingga tercapai tujuan pembinaan yang dapat merubah pola pikir serta tingkah laku yang lebih bermartabat, bermanfaat serta berguna bagi masyarakat nantinya.













Kamis, 11 April 2019

ISRA MI'RAJ BERSAMA WBP DI LAPAS KOTAAGUNG



Hari ini, Jumat (12/4) Lapas Kotaagung menyelenggarakan kegiatan pengajian bersama memperingati hari Isra Mi'raj dan menjelang pemilihan umum 2019 melalui aplikasi zoom yang diikuti seluruh UPT seluruh Indonesia termasuk Lapas Kotaagung, sebanyak 60 orang WBP dan 25 orang petugas baik dari Pejabat dan Staff mengikuti kegiatan ini. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Ibu Sri Puguh Budi Utami membuka kegiatan ini dengan didampingi beberapa Direktur dan penceramah dari Masjid Istiqlal, Bapak Prof. Dr. Nazaruddin Umar.

Kepala Lapas Sohibur Rachman yang mengikuti kegiatan ini pun sangat antusias agar tercipta pemilu yang damai, aman dan sejuk serta bisa mengenang kembali semangat Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan menuju Masjidil Aqsa dari Masjidil Haram. "Isra Mi'raj adalah kedua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah dia mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam dan ini kita harapkan kepada WBP untuk terus bersemangat dalam melakukan ibadah khususnya sholat 5 waktu agar menjadikan manusia yang bisa memperbaiki diri, selanjutnya untuk pemilihan umum tanggal 17 April mendatang kita harapkan agar pada pelaksanaannya bisa berjalan lancar, aman, damai, dan tertib serta aspirasi dari WBP bisa disalurkan pada saat pemilihan besok, saya juga sudah memberikan arahan kepada para petugas lapas untuk bersikap netral tanpa memihak pada siapapun pasangan calon, baik dari Pemilihan Presiden, DPR RI, DPRD, dan
DPD". Ujar Sohibur Rachman.

Dalam penyampaiannya, Prof. Dr. Nazaruddin Umar mengatakan pentingnya mengingat akan perjalanan Nabi besar kita Muhammad SAW, dalam perjuangannya untuk umat manusia serta diharapkan bisa jadi refleksi diri khususnya untuk warga binaan. Serta dapat meraih ketenangan batin bagi setiap umat khususnya di Lembaga Pemasyarakatan sebagai tempat pengampunan dosa, karena Air mata taubat yang dapat memadamkan api neraka. Maka tidaklah perlu risau kalian menjalani pidana didalam lapas, bersyukurlah akan cobaan tersebut sebagai tempat untuk mencari amalan yang lebih baik dan menjadi manusia yang lebih bertaqwa.