My Gallery

Sabtu, 08 Juni 2019

SEPERTI APA, EMPAT HARI LEBARAN DI LAPAS KOTAAGUNG



Tanggamus, dengan datangnya lebaran pada tahun ini tidak luput dari ajang saling memaafkan dan menyambung tali silaturahmi antar umat muslim yang merayakan, merupakan suatu tradisi yang memang sudah ada pada zaman dahulu, hal ini pun terjadi di Lapas Kotaagung untuk membantu para keluarga yang ingin berkunjung dan bertemu sanak famili yang berada di dalam Lapas Kotaagung, maka Kunjungan Lebaran pun dibuka pada lebaran hari pertama hingga hari keempat.

Kepala Lapas, Sohibur Rachman menjelaskan "jumlah pengunjung di hari pertama mencapai 491 orang dan dihari kedua mencapai 635 orang, dihari ketiga mencapai 595 orang dan di hari keempat agak berkurang yaitu mencapai 312 orang, terlihat raut bahagia para pengunjung dan kamipun sebagai petugas melihat situasi tersebut ikut larut dalam kebahagiaan membludaknya kunjungan tidak menyurutkan semangat dan antisipasi keamanan terhadap gangguan kamtib di Lapas, kita menyiapkan strategi dalam pelayanan kunjungan yaitu penanda kabel tis dan cap Ultraviolet pada lengan kiri pengunjung yang berbeda setiap hari pada pelaksanaan kunjungan". Ujar Sohibur Rachman.

"Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada jajaran Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus atas bantuan pengamanan lebaran dan senantiasa melakukan kontrol di Lapas Kotaagung pada malam hari, upaya upaya memberikan pelayanan yang maksimal akan terus kita galakkan di Lapas Kotaagung". Ujar Sohibur menambahkan.


















Selasa, 04 Juni 2019

325 WBP MENDAPATKAN REMISI KHUSUS USAI MELAKSANAKAN SHOLAT IDULFITRIDI LAPAS KOTAAGUNG



Tanggamus, Pada perayaan Hari Raya Idul Fitri, Lapas Kelas IIB Kotaagung telah mengusulkan pemberian Remisi Khusus untuk WBP Lapas Kotaagung, sebanyak 325 WBP memperoleh Remisi Khusus Idul Fitri (RK) tahun 2019, adapun sebanyak 1 orang WBP bisa langsung bebas RK II, Dan jumlah besaran remisi yang diperoleh WBP sebesar 15 hari sampai 2 bulan.

Sohibur Rachman, selaku Kepala Lapas Kotaagung mengatakan "hal ini merupakan berkah buat teman teman kita yang berada didalam untuk bisa mendapatkan remisi khusus dan 1 orang bisa langsung bebas untuk menghirup udara di luar Lapas, saya berharap mereka bisa terus berkelakuan baik agar bisa kami usulkan remisi nanti pada saat 17 Agustus 2019", Ujar Sohibur.

Lebih lanjut lagi, Sohibur menjelaskan bahwa "selesai melaksanakan Sholat Idul Fitri di Lapas Kotaagung kita akan membacakan Remisi Khusus Idul Fitri 2019 ini kepada WBP dan akan kami tempelkan di blok atau kamar hunian, sehingga mereka bisa membaca, bagi yang belum mendapatkan remisi untuk bersabar dan akan kami kirimkan susulannya, dikarenakan ada beberapa faktor kekurangannya , ujar Sohibur Rachman menambahkan.

Selesai pelaksanaan Sholat Idul Fitri dan pembacaan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 2019, kegiatan akan dilanjutkan dengan kunjungan hari raya yang akan berlangsung selama 4 hari, dari lebaran pertama hingga lebaran ke empat, dan pada saat proses kegiatan kunjungan keluarga akan dibantu pengamanan dari pihak Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus.









PATROLI PENGAMANAN MALAM LEBARAN DI LAPAS KOTAAGUNG OLEH KODIM 0424 TANGGAMUS


Tanggamus - Kembali Lapas Kotaagung mendapat kunjungan patroli anggota Kodim 0424/Tanggamus dalam rangka pengamanan wilayah malam lebaran, pukul 22.00 wib Selasa 4 juni 2019.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh PLH pasiops kodim 0424/Tanggamus kapten inf julian bersama 5 orang anggota untuk mengamankan suatu wilayah binaan agar terhindar dari tindakan kriminalisasi di saat malam lebaran.

Harapannya di malam lebaran ini semoga berjalan dengan baik tidak ada halangan suatu apapun sehingga masyarakat dapat menikmati hari kemengangan yaitu hari raya idul fitri 1440 H/Tahun  2019 M.


Tidak hanya patroli dilingkungan luar Lapas, namun kali ini rombongan juga berkesempatan patroli ke lingkungan blok hunian warga binaan, bahkan meninjau langsung ke aula Lapas yang nantinya akan digunakan untuk tempat pelaksanaan sholat 'ied besok. 

Kalapas Kotaagung Sohibur Rachman, yang juga mendampingi rombongan sangat mengapresiasi kegiatan patroli tersebut. 

















Senin, 03 Juni 2019

ZAKAT FITRAH KELILING PERMUDAH WBP TUNAIKAN ZAKAT FITRAH DI LAPAS KOTAAGUNG



Tanggamus, Mendekati Lebaran Idul Fitri Lapas Kotaagung mengadakan program Zakat Fitrah Keliling Blok dan kamar hunian Lapas, yang bertujuan mempermudah bagi WBP yang akan menunaikan zakat fitrahnya. hampir sebagian besar WBP yang memberikan zakat fitrah berupa uang dan beras.

Bapak Hamzah, petugas di bidang pembinaan selaku ketua panitia mendampingi hingga selesai kegiatan tersebut dan nantinya akan di serahkan kepada yang berhak. "Kita lakukan jemput bola dengan cara Keliling agar mempermudah mereka, dan langsung melakukan akad zakat fitrah ditempat, ada banyak yang memberikan zakat fitrah ini, semoga bermanfaat bagi yang menerimanya nanti, Aamiin". Ujar Hamzah.

Sohibur Rachman, Kepala Lapas Kotaagung menyambut baik apresiasi tersebut dan mendukung untuk terlaksananya kegiatan zakat fitrah keliling di Lapas, " dengan ini saya sangat apresiasi sekali terhadap petugas yang langsung terjun untuk melaksanakan zakat fitrah di blok dan kamar hunian, semoga apa yang mereka perbuat bisa menjadi amalan bagi mereka yang telah menunaikan puasa di hari kemenangan yang sebentar lagi akan kita rayakan".ujar Sohibur Rachman.






Minggu, 02 Juni 2019

KEPALA LAPAS KOTAAGUNG KONTROL PELAKSANAAN PENDISTRIBUSIAN MAKAN SAHUR WBP



Kotaagung, Kepala Lapas Kotaagung Sohibur Rachman, melakukan kontrol pada saat pendistribusian makan sahur untuk WBP, pada pukul 02.30 para tamping  dapur sudah selesai melaksanakan pembagian jatah makan untuk sahur WBP Lapas Kotaagung dan siap untuk didistribusikan langsung.

Pada kegiatan ini Kepala Lapas langsung mengkontrol kegiatan tersebut dan melihat situasi pembagian dan pendistribusiannya, lebih lanjut Sohibur Rachman menjelaskan bahwa "jangan ada kekurangan dalam pembagian makan sahur dan dalam pembagiannya dengan adil dan merata tanpa membedakan makan, dan kepada tamping agar saya kuatkan mereka untuk melaksanakan kegiatan ini dengan ikhlas dan mencari rahmat sehingga apa yang kita perbuat bisa menjadi amalan tersendiri". Ujar Sohibur Rachman.

Pentingnya kontrol terhadap bahan makanan dan melihat kualitas dan kuantitas bahan makanan merupakan bentuk suatu perlakuan pelayanan kepada WBP agar dalam pelaksanaanya tidak ada penyimpangan dan kekurangan bahan makanan, dan Lapas Kotaagung akan terus berbenah memberikan hal hal positif khususnya pada pelayanan untuk WBP.









Sabtu, 01 Juni 2019

Lapas Kotaagung Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila



Tanggamus, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung menggelar upacara memperingati hari kelahiran Pancasila dilapangan Lapas, Sabtu (01/06/19).Upacara dipimpin langsung oleh Kalapas Sohibur Rachman, Amd. IP, S.Sos, MH dan dihadiri oleh pejabat maupun staf dan pengamanan serta warga Binaan Lapas Kotaagung.


Dalam sambutannya, Kalapas mengucapkan terimakasih kepada para jajaran dalam hal ini pejabat dan staf serta petugas pengamanan yang saya liat hampir 99% hari ini bisa hadir. Bisa melaksanan kegiatan, karena momen ini adalah momen yang sangat penting. disamping pentingnya hari lahir pancasila, ada penekanan pokok dari pelaksaan tugas pokok fungsi kita yaitu persiapan menghadapi menutup bulan Ramadhan dan menghadapi situasi lebaran Idul Fitri.

“Persiapan-persiapan kita untuk jajaran PAM dan pengamanan secara khusus dan secara umum saya rasakan baik dari proses persiapan dan proses managemen untuk 4 hari kunjungan ini sudah maksimal, jadi harapan saya untuk rekan rekan utamanya pejabat struktural, staf dan petugas pengamanan dalam rangka menghadapi persiapan lebaran ini kita bisa lebih total, bisa lebih fokus untuk bekerja di tugas pokok kita dan di pengamanan secara umum. Karena bagaimanpun juga tertib atau tidaknya lapas ada di jajaran pengamanan", ujar Kalapas.



Selanjutnya Kalapas menyampaikan sambutan Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Hariyono. Pada pagi ini, Sabtu 1 juni 2019 kita patut panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat berkumpul  dan mengadakan upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila. Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan  hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah indonesia sebagai Negara kepulauan makin memperkokoh konsep dab keyakinan akan “Tanah Air Indonesia”. Kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua samudra, Pasifik dan Hindia, serta di antara dua Benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai kesatuan.

Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh “panitia kecil” tanggal 22 juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh panitia persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 juni 2019. Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi ” Politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan.


Selanjutnya, menurut Sohibur, pelaksanaan upacara adalah instruksi dari Kementerian Hukum dan HAM yang sifatnya wajib dilaksanakan."Kami mengadakan upacara sendiri di dalam Lapas bersama seluruh pegawai dan perwakilan warga binaan untuk peringatan hari lahir Pancasila," ujar Sohibur.

Ia menambahkan, sebagai warga negara Indonesia apapun kedudukannya saat ini wajib berideologi Pancasila. Maka upacara peringatan lahirnya Pancasila bukan saja bagi pegawai lapas tapi juga warga binaan, sebab mereka juga warga negara Indonesia.Harapannya melalui cara peringatan dan pengamalan Pancasila semua warga negara Indonesia dapat mempertahankan Pancasila agar tetap jadi ideologi bangsa dan Indonesia tetap bertahan dengan jiwa Pancasila.